Choose your language

Most viewed posts

Categories

  • No categories

Sekilas tentang Bahasa Jepang

Gambar A : Tiga komponen Bahasa Jepang : 1. Kanji. 2. Hiragana. 3. Katakana. Gambar B : Kalimat yang ditulis horizontal. Gambar C : Kalimat yang ditulis vertikal.

Gambar A : Tiga komponen Bahasa Jepang : 1. Kanji. 2. Hiragana. 3. Katakana. Gambar B : Kalimat yang ditulis horizontal. Gambar C : Kalimat yang ditulis vertikal.

Bahasa Jepang terdiri atas tiga alfabet : kanji (karakter gambar yang diimpor dari Cina), hiragana dan katakana (alfabet fonetik yang dikembangkan di Jepang). Untuk bisa membaca surat kabar, seseorang perlu mengenal 1.945 kanji, hiragana dan katakana yang biasa dipakai, yang diajarkan di SD dan SMP, bersamaan dengan alfabet Bahasa Inggris.

- Kalimat yang ditulis secara vertikal dibaca dari atas ke bawah, dari baris sebelah kanan ke baris sebelah kiri
– Buku dibuka dari kiri ke kanan.
– Kalimat yang ditulis secara horizontal, dibaca dari kiri ke kanan, sama seperti membaca kalimat berbahasa Indonesia.
 
Kanji (漢字): Karakter yang idenya dari gambar. Setiap huruf memiliki arti sendiri.
Hiragana (平仮名): Simbol fonetik.
Katakana (片仮名): Seperti hiragana, juga simbol fonetik. Digunakan untuk menulis kata yang diadopsi dari bahasa asing, atau untuk memberi penekanan pada kata tersebut.
 
Katakana dibuat dengan menghapus bagian-bagian sebuah kanji dan menjadikannya simbol. Hiragana  dibuat dari kurva-kurva yang dimiliki kanji, yang biasanya khusus dipakai dalam antologi puisi kuno, Man-youshuu.
:: Referensi : Nihon Marugoto Jiten. Kodansha, Ltd.

Automatic Wash-Hand

cucitangan

 

日本語 ROMAJI ENGLISH BAHASA
INDONESIA
自動 jidou automatic otomatis
 さしだし sashidashi upward,
outward
julurkan,
arahkan
 石っけん sekken soap sabun
mizu water air
 温風 ompuu warm
breeze
angin
hangat

konnichiwa

semakin rendah, semakin hormat.

semakin rendah, semakin hormat.

Budaya membungkukkan badan dalam masyarakat Jepang dikenal dengan prinsip : semakin rendah membungkuk, berarti semakin hormat. Secara tradisional, umumnya tidak dikenal kontak jasmani seperti berjabat tangan ataupun cium pipi. Namun sejalan dengan meningkatnya pengaruh budaya barat, masyarakat Jepang sekarang sering juga berjabat tangan, kadang-kadang sambil membungkuk pada saat yang sama, terutama saat melakukan pertemuan dengan orang asing.

Coba ucapkan ekspresi di bawah ini dengan suara keras dan cobalah menghafalkannya.

こんにちは: halo!
konnichiwa

おはようございます : Selamat pagi!
ohayou gozaimasu

こんばんは : Selamat malam!
konbanwa

私の名前は。。。です: Nama saya …
watashi no namae wa … desu

さようなら:selamat tinggal!
sayounara

では、また。: sampai jumpa lagi!
dewa, mata.

Page 4 of 4«1234